PENGURUSAN IZIN EDAR ALAT KESEHATAN DI ERA COVID-19

Terkait masalah pandemi corona yang melanda Indonesia saat ini, pemerintah menjamin akan mengeluarkan (izin edar alat kesehatan) yang terkait dengan wabah virus corona dalam waktu yang secepatnya. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan bahwa BKPM telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk dapat mengeluarkan izin edar alat kesehatan dalam tempo yang secepatnya, bahkan diusahakan izin edar tersebut akan keluar dalam waktu satu hari kerja saja.

Hal ini disampaikannya dalam peluncuran Pusat Komando & Pengawalan Investasi BKPM pada Senin, 23 maret 2020. Semua hal yang terkait usaha menghadapi wabah virus corona, baik itu alat kesehatan yang merupakan produk dalam negeri maupun import atau bahkan sekedar bahan baku pembuatan produk anti virus corona, akan mempeoleh prioritaskan dalam penerbitan izin edarnya.

Setiap pengusaha yang mengurus izin edar terkait alat kesehatan anti corona, pasti akan memperoleh prioritas. Jika bisa diselesaikan dalam satu hari, maka pasti akan diselesaikan dalam satu hari.

Pandemi virus corona memang meningkatkan kebutuhan masyarakat terkait alat kesehatan yang dapat membantu menanggulangi virus corona. Untuk membantu terjaganya stabilitas harga, maka memang dibutuhkan ketersedian pasokan alat kesehatan yang stabil agar terjadi keseimbangan antara permintaan dan penawaran pada titik harga yang seharusnya.

Berdasarkan data statistik, saat ini memang terdapat peningkatan yang tajam terhadap izin usaha yang berkaitan dengan kesehatan, utamanya yang dapat membantu menanggulangi corona. Pada Januari 202, tercatat izin edar produk dalam bidang kesehatan hanya berada pada posisi ke-5 di Indonesia, namun memasuki bulan Februari dan Maret, izin usaha kesehatan naik ke posisi kedua, hanya berada satu peringkat di bawah sektor perdagangan.

Dari sejak Februari hingga Maret 2020, terdapat sekitar 7000 permohonan izin usaha dalam bidang kesehatan yang didominasi oleh permohonan izin edar alat kesehatan yang dapat mencegah penularan virus corona. Posisi pertama diperoleh oleh permohonan izin edar alat kesehatan, diikuti oleh permohonan izin sertifikat distribusi penyaluran alat kesehatan, dan kemudian disusul oleh permohonan izin sertifikat cara distribusi alat kesehatan yang baik (AKB).

Pemerintah memang memandang pengeluaran izin edar alat kesehatan dalam tempo waktu yang secepatnya sangatlah penting. Bahkan jika terjadi keterlambatan atau penundaan, anda dapat mengajukan keluhan terhadap layanan yang lambat. Lebih lanjut lagi, Badan Koordinasi Penanaman Modal menyebutkan bahwa virus corona tidak akan menghambat pengurusan izin usaha. Walau pun metode “Work from home” diberlakukan, anda tetap dapat mengurus izin dengan metode Online Single Submission (OSS).

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *